Category Archives: Tempat Liburan

Wisata Satu Hari di Kota Kecil Ambarawa

Ambarawa merupakan satu dari berbagai kota kecil di provinsi Jawa Tengah yang memiliki objek wisata menarik. Ambarawa terletak diantara kota Bawen dan Salatiga. Untuk datang ke Ambarawa, bisa melalui kota besar di sekitarnya, seperti Semarang, Magelang, dan Yogyakarta. Menggunakan bis antar kota dari kota kota disekitarnya, Ambarawa bisa dicapai dalam waktu dua hingga tiga jam perjalanan. Sebagai kota kecil, Ambarawa memiliki nilai sejarah dan legenda yang kental. Beberapa peninggalan sejarah dan legenda menjadi objek wisata Ambarawa yang menarik untuk kota kecil ini. Berikut adalah beberapa tempat wisata yang bisa Anda singgahi bila berkunjung ke Ambarawa.

Objek Wisata Ambarawa 1: Museum Kereta Ambarawa

Pagi hari, anda bisa mendatangi tempat wisata yang pertama, yaitu Museum Kereta Ambarawa. Museum ini pada awalnya merupakan stasiun kereta yang digunakan pada masa zaman penjajahan Belanda. Dengan arsitektur bangunan Belanda, museum ini menawarkan suasana stasiun kereta pada masa itu dan peninggalan peralatan stasiun pada zamannya, seperti mesit tiket, mesin tik, mesin kereta, dan lain-lain. Di museum ini anda juga bisa melihat secara langsung dan merasakan berada di dalam gerbong utama kereta api yang berbahan bakar batu bara. Selain itu, anda bisa membeli tiket untuk menaiki kereta menuju Tuntang yang melewati Danau Rawa Pening, sebagai salah satu legenda di daerah Ambarawa.

Objek Wisata Ambarawa 2: Monumen Palagan Ambarawa

Menjelang siang hari, anda bisa mengunjungi monumen bersejarah Palagan Ambarawa. Monumen tersebut memiliki lokasi yang sama dengan Museum Isdiman yang merupakan museum perang. Didalam museum tersebut terdapat berbagai perlengkapan perang pada zaman penjajahan, diantaranya senapan, piston, peluru, ranjau, hingga pesawat baling-baling para penjajah yang diabadikan. Museum Isdiman menyimpan berbagai saksi bisu perjuangan pada masa penjajahan, sedangkan Monumen Palagan Ambarawa menceritakan kisah perjuangan pahlawan pada masa penjajahan melalui ukuran tembuk yang indah.

Objek Wisata Ambarawa 3: Benteng Fort Willem I

Menjelang sore hari, anda bisa mengunjungi Benteng Fort Willem I. Benteng peninggalan penjajahan Belanda ini memang sudah tidak berbentuk seutuhnya benteng, karena sudah dimakan usia dan alam. Namun, Benteng Fort Willem dapat dan sering dijadikan sebagai lokasi shooting atau photo-shoot. Dengan arsitektur benteng tua khas Belanda, lokasi ini sangan cocok dijadikan lokasi foto yang menarik dan anti mainstream.

Itulah tiga objek wisata Ambarawa yang bisa dinikmati dalam satu hari anda berada di Ambarawa. Nanikan artikel lainnya yang akan membahas berbagai objek wisata Indonesia unik nan menarik di berbagai daerah di Indonesia.

Alasan Bule Senang Liburan di Indonesia, Part 1

Indonesia memang salah satu negara eksotis dengan keindahan alam yang tiada duanya. Tidak heran banyak turis asing datang ke Indonesia dan rela tinggal di hunian yang sederhana untuk menikmati keindahan alam Indonesia. Negara yang dikenal dengan sebutan Jambrud Khatulistiwa ini merupakan negara kepualuan yang memiliki aset pariwisata hampir di seluruh daerah. Namun yang disayangkan adalah pengelolaan asset tersebut yang masih sangat kurang, ditambahlagi akses menuju ke tempat wisata tersebut hanya terfokus pada Indonesia bagian barat. Namun, tetap saja masih banyak turis asing yang berdatangan ke Indonesia. Kira-kira apa saja alasan mereka tetap memilih liburan di Indonesia? Simak beberpa alasan mereka liburan di Indonesia berikut ini.

Menggelapkan Kulit

Indonesia terletak di bumi bagian khatulistiwa yang menyebabkan cuacanya tidak memiliki musim yang ekstrim. Justru dengan berada di garis khatulistiwa, Indonesia memiliki iklim tropis yang hangat, namun tidak panas. Iklim seperti ini menjadi salah satu alasan turis asing datang untuk liburan di Indonesia. Degan berjemur di bawah sinar matahari dengan suhu hangat yang dimiliki Indonesia membuat turis yang memiliki kulit albino senang dan dapat menggelapkan warna kulit mereka di Indonesia. Bagi turis albino, warna kulir kecoklatan yang dimiliki masyarakat Indonesia merupakan warna kulit yang sangat eksotis dan sangat menawan. Maka tak heran mereka datang uuntuk liburan sekaligus untuk menggelapkan warna kulit mereka.

Biaya Hidup yang Murah

Salah dua alasan turis datang ke Indonesia adalah karena biaya hidup yang murah. Ditambahin dengan harga tukar nilai uang dari euro, dollar, atau pound sterling terhadap rupiah yang cukup murah membuat mereka merasakan murahnya biaya hidup di Indonesia. Bayangkan saja, jika harga sandwich sebagai makan siang di Negara asal mereka bisa berharga empat hingga lima euro yang jika dirupiahkan menjadi 60 hingga 75 ribu rupiah. Sedangkan jika di Indonesia, untuk harga sekali makan roti lapis atau burger hanya seharga tiga puluh hingga lima puluh ribu rpiah saja. Apalagi jika para turis mau makan nasi yang memiliki harga lebih murah.

Nilai Budaya yang Masih Kental

Alasan ketiga menjadikan Indonesia sebagai tempat liburan bagi para turis adalah karena memiliki nilai budaya yang masih kental. Sebutlah beberapa daerah seperti Bali, Yogyakarta, Biak dan daerah sekitarnya yang masih memiliki kebudayaan lokal yang cukup kuat dengan seni budaya dan kearifan lokalnya. Nilai kebudayaan tersbutlah yang mereka cari, karena Negara mereka tidak memiliki kebudayaan asli nenek moyangnya. Kebanyakan dari mereka malah mengesampingkan kebudayaan lokalnya, seperti contohnya suku Indian dan suku Aborigin yang kian tersingkirkan oleh pendatang dari benua Eropa kala itu.

Itulah tiga dari enam alasan turis asing memilih untuk liburan di Indonesia, masih ada lagi beberapa alasan bagi mereka untuk menjadikan Indonesia sebagai tempat liburan mereka. Simak alasan lainnya di part dua dari artikel ini.