Berbagai Investasi Rendah Resiko untuk Anda yang Sibuk

Jenis investasi rendah risiko

Sesuai dengan namanya, investasi rendah resiko merupakan sebuah investasi yang memiliki resiko yang rendah. Dalam dunia investasi, kita mengenal kata high risk, high return dan low risk, low return. Melihat dari istilah tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa investasi rendah resiko merupakan investasi yang menghasilkan keuntungan lebih sedikit dibandingkan dengan jenis investasi lainnya, namun resiko untuk kehilangan nilai investasinya juga lebih rendah. Investasi sangatlah penting, tak terkecuali bagi Anda yang sudah memiliki pekerjaan dan sibuk atau tidak memiliki waktu banyak untuk bermain investasi. Berikut adalah daftar jenis investasi rendah resiko yang cocok bagi Anda yang sibuk.

1. Emas

Investasi rendah resiko yang pertama adalah dengan berinvestasi emas. Melihat harga emas yang dalam jangka panjang selalu memiliki harga yang cenderung naik, hal ini menyebabkan emas dikategorikan dalam investasi yang memiliki resiko yang rendah. Dengan menginvestasian uang Anda pada emas, Anda bisa memperoleh keuntungan sebesar tiga hingga lima persen dalam satu tahun. Dalam melakukan investasi pada emas, sebaiknya Anda membeli emas batangan disbanding dengan perhiasan, karena dalam proses penjualan dan pembeliannya lebih mudah dan aman.

2. Properti

Investasi berikutnya adalah investasi pada property. Properti yang bisa diinvestasikan seperti apartemen, kos-kosan, atau kontrakan. Investasi ini menuntut Anda untuk memiliki modal yang cukup banyak untuk memiliki sebuah property. Namun, investasi property ini sudah berjalan, Anda bisa mendapatkan keuntungan yang besar dan terus menerus. Keuntungan anda akan bertambah bila Anda memiliki investasi property yang terletak di kota kota besar padat penduduk.

3. Reksadana

Investasi berikutnya adalah reksadana. Investasi reksadana merupakan salah satu investasi rendah resiko, karena reksadana memiliki trend yang cenderung naik dalam jangka panjang. Hal tersebut mengakibatkan jenis investasi reksadana cocok untuk dijadikan investasi jangka panjang dengan tujuan tertentu. Contohnya, membeli reksadana untuk sepuluh tahun dengan tujuan akhir di thun ke sepuluh sudah bisa memiliki sebuah rumah.

4. Obligasi

Sama seprti reksadana, obligasi juga merupakan investasi jangka panjang. Dengan memiliki obligasi, Anda dan keturunan Anda bisa menikmati hasil dari investasi tersebut. Jika diandingkan dengan deposito, obligasi dapat menghasilkan profit yang lebih besar, karena memberikan bunga yang stabil. Ada dua jenis obligasi yang direkomendasikan untuk Anda, yaitu ORI dan SBR. Obligasi dikategorikan sebagai investasi rendah resiko karena dengan memiliki obligasi, anda tidak perlu untuk merugi.

Itulah empat jenis investasi rendah resiko untuk Anda yang sibuk atau tidak memiliki banyak waktu. Hal yang perlu diingat dalam menjalankan investasi adalah, jangan pernah menaruh semua telur di dalam keranjang yang sama, karena jika keranjang tersebut jatuh, maka telur anda akan pecah semua. Semoga Anda mengerti perumpamaan tersebut, dan dapat menerapkannya dalam bidang investasi.