Ini 3 Tipe Trader Saham di Pasar Modal

uang-elektronik
Uang Elektronik

Dalam dunia saham, kita tentu mengenal istilah yang dinamakan investasi dan trading. Mereka yang melakukan investasi dijuluki investor, sedangkan yang suka trading disebut trader saham. 

Bicara soal trader, meski mereka semua adalah “Para Pengabdi Cuan,” gaya trading mereka tentu berbeda-beda. Lihat deh ilustrasi yang kami bikin untuk menggambarkan tipe-tipe trader yang ada di bursa.

Mau tahu kenapa para trader saham digambarkan seperti itu? Yuk simak ulasannya.

1. The Flash 

Trader saham tipe Flash ini benar-benar melakukan transaksi dalam jangka waktu super singkat. Mungkin dalam waktu beberapa jam atau bahkan beberapa “menit” lho.

Analisa yang dia gunakan tentu saja analisa teknikal, tanpa fundamental. Mereka akan melakukan analisis yang didapatkan dari minute chart atau hourly chart.

Keuntungan jadi Flash saat trading saham adalah ketika harus cut loss tentu saja nilai nya tidak akan besar. Akan tetapi aktivitas jadi Flash tentu membuatmu gak santai karena harus mantengin layar laptop. Apa kabar kalau koneksi internet mati?

2. The Godfather

Sesuai dengan namanya, dia adalah seorang yang luar biasa tajir dan punya banyak pasukan serta disegani orang. Sumber kekayaan Godfather memang misterius. Intinya publik cuma tahu kalau dia punya “bisnis.”

Godfather punya banyak modal untuk membeli saham. Ketika dia melakukan transaksi, harga saham itupun bisa mengalami perubahan secara signifikan.

Trader saham yang satu ini juga tahu, saham mana yang bakal naik atau turun. Tapi ketika ditanya sumbernya dari mana, dia bakal merahasiakannya. 

3. Hachiko

Bisa dibilang trader saham ini mirip karakter anjing Hachiko yang setia dan sabar menunggu. Buat kamu yang gak tahu siapa itu Hachiko, maka kamu harus membaca ceritanya di media deh.

Intinya, Hachiko adalah seekor anjing di Jepang yang selalu menunggu majikannya di luar stasiun setiap hari sampai pemiliknya, Professor Hidesaburō Ueno pulang. Suatu saat, Professor Ueno meninggal dunia usai menghadiri rapat di kampus.

Namun setiap harinya Hachi masih mendatangi stasiun itu demi menunggu majikannya. Sedih sih, dia sama sekali gak tahu kalau majikannya sudah wafat.

Nah, trader dengan tipe Hachiko ini sangat sabar menunggu dalam waktu sebulan kalau cuan dari saham yang dia beli dirasa belum signifikan. Ketika saham tersebut valuasinya turun, dia juga tidak lantas cut loss.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *