4 Usaha Kecil Ini Bisa Rugi Kalau Mati Listrik Lagi

uang-digital
Uang Digital

Belum lama ini, Jabodetabek mendadak lumpuh karena insiden mati listrik. Tentu saja, kondisi ini sangat merugikan para pelaku usaha. Kalau dipikir-pikir, usaha kecil seperti apa ya yang bakal merugi karena peristiwa ini?

Meski secara garis besar semua pelaku usaha bakal merugi, para pengusaha skala kecil dan menengah justru yang semakin gigit jari karena peristiwa blackout.

Mau tahu apa saja usaha yang kiranya bakal rugi karena peristiwa satu ini? Berikut, ulasannya:

1. Reseller frozen food

Berhubung usaha kecil makanan ini harus disimpan di lemari es, perangkat elektronik yang satu ini tentunya hanya bisa nyala dengan bantuan listrik.

Makanan-makanan beku yang dijual ke pelanggan ini berpotensi rusak. Alih-alih mau untung, yang ada malah sebaliknya. 

Seandainya mati lampunya gak lama, mungkin saja makanan ini masih bisa terselamatkan. Tapi, kalau sudah lebih dari lima jam, maka pedagang frozen food harus berhati-hati.

2. Ikan hias

Jenis usaha kecil satu ini juga bisa rugi karena padamnya listrik. Wajar saja, untuk mengalirkan oksigen ke akuarium tentu harus dengan bantuan listrik. Tanpa oksigen, ya tentu saja ikan-ikan itu bisa mati. 

Bahkan, para pedagang ikan hias di Menteng, Jakarta Pusat mengaku kerugian yang mereka alami bisa mencapai ratusan juta rupiah. Duh, serem juga ya melihat angkanya. Gak kebayang kalau bisa sebesar itu!

3. Warung kelontong

Kenapa usaha kecil ini bisa rugi? Sebenarnya, kerugian yang dialami sih gak terlalu signifikan. Tapi, kalau mereka menjual es, maka mereka bisa makin rugi.

Belakangan ini, gak sedikit warung kelontong di Ibu Kota yang ikut menjual es krim. Es krim tentu bisa menyumbang pendapatan buat mereka. Apalagi, saat ini banyak brand es krim murah yang diganderungi anak-anak. 

4. Salon

Kalau jenis usaha kecil seperti tempat pangkas rambut pinggir jalan yang cuma pakai gunting dan sisir, tentu saja gak rugi. Tapi kalau sudah berbentuk salon atau barbershop, maka potensi ruginya cukup besar.

Shaver hingga kapster yang pemakaiannya harus dicolok ke listrik, tentu tidak bisa dinyalakan ketika sedang mati lampu.

Di samping itu, ketiadaan penerangan yang mumpuni juga bisa mempersulit para tukang cukur untuk bekerja. Kalau salah cukur, bisa di-complain pelanggan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *