Monthly Archives: August 2017

Mengelola Keuangan Untuk Membeli Rumah

Pastinya anda ingin beli rumah pribadi atau buat saat nikah nanti. Apa aja yang perlu dipikirkan dan diatur juga? Sangat penting untuk ngerencanain, apalagi mengelola keuangan. Pasti semua orang juga ingin dan mengharap untuk memiliki rumah pribadi secepatnya. Apakah yang harus diterapkan untuk sebagai calon pembeli rumah pertama kali?

1. Rencana dan Timeline

Targetkan harga rumah yang bisa dicapai dan lokasinya. Ini sangat penting untuk mengunjungi pameran perumahan atau tidak perumahan yang bisa menjadi target, dan kapan rumah itu akan di miliki. Dengan itu, anda bisa punya banyak pilihan dan juga image lebih jelas untuk seberapa untuk mengelola keuangan.

2. Down Payment

Uang tabungan tentu sangat wajib kalau ingin membeli rumah. Saat punya penghasilan, tabunglah didalam rekening yang berbeda atau kontrol spending anda. Perlu juga diingat untuk menyiapkan pajak dan biaya administrasi lain, jangan sampai uang tabungan anda sangat pas. Biaya kredit dan investasi bisa disatukan dengan DP atau uang muka. Jika sudah akad, ad baiknya jika ada persentase investasi dipisahkan kembali untuk finansial membaik di masa depan.

3. Simpan Uang Bonus

Tentunya, setiap anda dapat bonus, simpanlah uang itu buat mengelola keuangan lebih cepat. Dahulukan urusan ini dan simpan dengan baik untuk proses lebih cepat. Ini juga bisa untuk mencari pemasukan tambahan pada waktu luang, sebab bonus atau gaji THR bisa mencapai pemasukan double.

4. Perhitungan Pengeluaran

Gaya hidup memang penting untuk sehari-hari. Mulai dari makan, keinginan, keperluan dan juga pas hangout diluar. Ada juga kartu kredit, kesehatan, cicilan perbulan dan sebagainnya. Itu sebabnya anda harus sangat berhati-hati untuk tidak overspend. Kalau overspend, bakal lebih lama bagi mengelola keuangan untuk membeli rumah.

Menahan diri terhadap belanja dan hal lainnya memang tidak mudah, tapi bisa di biasakan, apalagi kalau banyak godaan sehingga bisa jadi gangguan buat mengelola keunangan. Spend wisely dan targetkan rumah idamanmu untuk masa depan!

Persiapan Keuangan Untuk Jangka Panjang

Keuangan memang masalah yang perpenting dan sangat krusial dalam kehidupan keluarga atau sendiri. Topik ini berhubungan dengan pemasukan dan pengeluaran, dan untuk definisi yang baik untuk keuangan adalah saat pemasukannya lebih besar daripada pengeluaran. Saat keluarga atau individu tidak punya persiapan keuangan, kehidupan akan sangat sulit. Menabung untuk masa depan akan membantu. Persiapan ini adalah rencana yang harus dipenuhi dalam waktu lebih dari 5 tahun dan menyiapkan dana pensiun dan lain-lain. Berikut ini adalah untuk memulai perencanaan jangka panjang yang perlu di perhatikan.

1. Membeli Rumah

Kalau anda sudah punya penghasilan, sisihkan gaji anda beberapa persen atau pendapatan yang peroleh setiap bulan. Saat tabungannya sudah cukup dan sudah merencanain mempuya rumah, hal ini sangat wajib untuk dilakukan.

2. Menikah

Ketika berencana menikah atau sudah menikah, pastinya perencanaan finansial juga akan berubah. Menikah memang terlihat menyenangkan dan mudah, tapi itu juga perlu dan juga biaya pernikahan. Kalau sudah menabung dengan cukup, rencanakan biaya dan kapan akan menikah agar semua bisa berjalan dengan lancer dan juga sesuai rencana.

3. Berkerluarga

Tentunya saat menikah, anda dan pasangan anda pasti akan atau merencanakan untuk membangun rumah tangga. Itu pun perlu di plan dan jangan sampai plannya berbeda dengan pasangan. Banyak hal yang perlu direncanakan seperti point nomer 1, membeli rumah, memiliki anak dan itu pun perlu mengeluarkan yang banyak untuk edikasinya. Langkah yang perlu dilakukan adalah persiapan keuangan dan berinvestasi demi kebaik untuk keluarga.

4. Pensiun

Di saat tua, hidup dengan tenang dan punya cukup tabungan adalah idaman setiap orang. Dana pensiun sangat penting dan juga perlu di perhatikan dan prioritas utama untuk persiapan keuangan untuk jangka panjang. Tabunglah sejak dini dan mempunyain hidup yang tenang.

Ngeplan buat jangka pangjang memang perlu dipikirkan pas saat dewasa. Persiapan keuangan memang sangat perlu untuk dieksekusikan dan tidak perlu kuatir tentang perencanaan keuangan.

Perencanaan Finansial Pribadi Untuk Masa Depan

Perencanaan Finansial adalah proses untuk mencapai tujuan-tujuan finansial menrencanai lebih dahulu. Banyak orang yang sudah memulai merencanai finansial pribadi juga untuk mengurangi ketidakpastian. Siapa bilang sekarang kalau mau mengatur finansial perlu konsultan keuangan professional? Untuk mengontrol dan perencanaan finansial pribadi bisa tercapai dengan mudah dengan trik ini.

1. Catatlah Kewajiban Saat Ini

Semua hutang yang ada saat ini perlu di lunasi secepat mungkin, karena itu wajib untuk dibayar biar tidak ada beban. Misalnya pinjaman mobil, rumah, rumah sakit, kartu kredit dan dana pendidikan. Aset juga penting, bisa berupa sama uang tunai atau setara kas seperti cek dan rekening tabungan. Di dalam tabungan itu termasuk ongkos rumah, mobil, investasi, obligasi dan dana pensiun.

2. Rencanakan Dengan Jelas dan Cerdas

Seperti dengan perencanaan yang lainna, untuk perencanaan finansial pribadi juga harus memulai dengan renanca dahulu. Bisa di catat di buku atau tidak ada aplikasi yang dapat di pakai untuk mengatur dengan sistem digital. Cara itu lebih menyenangkan untuk dilakukan untuk masa depan.

3. Lacak Pengeluaran Dengan Tepat

Pengeluaran juga penting untuk di lacak dan lebih mudah kalau di bagi per kategori seperti makanan, minuman, liburan dan berbeda jenis pengeluaran lainnya. Dengan begitu, ini akan mudah untuk keep in track dan melihat pos pengeluaran dengan detail. Kalau ada yang overspending di salah satu kategori, bisa segara di perbaiki habit itu.

4. Lakukan Investasi yang Cerdas

Tentunya, investasi di dalam financial planning ini bisa sangat membantu. Ini bukan sesuatu yang sulit dilakukan, dan bisa dilakukan secara online dan itu sangat praktis. Memang, beberapa belas tahun yang lalu, investasi itu yang paling populer untuk berkutat serta tabungan dan juga sangat aman dipilih. Sekarang, investasi itu bisa lebih menguntungkan dan juga mudah untuk mencapai tujuan keuangan. Banyak bentuk dan tipe untuk berinvestasi seperti saham, reksadana, obligasi dan lainnya.

Financial planning pribadi harus diatur dan membutuhkan disliplin untuk melakukannya. Walaupun sekarang sudah mudah karena gadgets jaman sekarang, bukan berarti bisa dilakukan dengan sesuka hati. Lakukanlah dengan cerdas. Untuk mengetahui lebih banyak, click ini.

Tips Mengatur Keuangan Keluarga

Masalah mengatur keuangan keluarga memang sulit, terutama untuk pasangan yang baru menikah untuk beberapa bulan dan tahun. Dunia pernikahan awal memang menyenangkan, tapi akan mulai susah pas sudah memulai keluarga kecil. Ada banyak hal-hal penting yang perlu di pikirkan dan di ingat buat mengurus keuangan keluarga dengan baik. Uangmu bukan uangmu sendiri lagi, tapi adalah uang bersama.

Setiap keluarga pasti punya rencana untuk masa depannya, untuk sendiri, pasangan, orang tua atau anak. Bisa buat edukasi, barang, rumah, berliburan hingga dana pension. Rencana ini memang perlu banyak uang dan waktu. Makanya, untuk mengatur keuangan keluarga dan rumah tangga ada cara-caranya di berikut ini.

1. Mulai Menabung Sesegera Mungkin

Menabunglah dari penghasilan. Berikan porsi uang tabungan dan rencanakan dengan baik. Awasilah pengeluaran di dalam keluarga, dan prioritaskan konsuminya. Hutang adalah sesuatu yang harus di lunasin terlebih dahulu. Segera sisihkan penghasilan ke tabungan dengan jumlah yang di rencanakan.

2. Lacak Finansial Keluarga

Saat menabung, setiap keluarga harus tahu isi tabungan seperti jumlah tagihan listrik, telepon, internet, mobil, belanja makanan dan biaya lain-lainnya. Dan juga setiap keluarga harus tau cicilan rumah atau mobil dan juga hutang kartu kredit.

3. Pengertian antara “butuh” dan “ingin”

Memang sangat biasa untuk keluarga yang suka beli barang atau hal-hal yang tidak penting cuman gara-gara ingin, bukan butuh. Buatlah daftaran items yang perlu di belanjakan, dan juga yang cuman di inginkan. Atau bisa juga membuat tabel “keinginan” dan “kebutuhan” untuk memperbedakan keduanya.

4. Hindari Hutang

Hindari menggunakan kartu kredit untuk mengurangi hutang dan beban perencanaan finansial keluarga. Menggunain kartu kredit memang mudah dan cepat, namun itu juga bisa membuatmu terjebak dalam hutangan bila menggunakannya secara sembarangan. Credit card juga salah satu cara untuk menghabiskan uang dengan cepat karena uang yang di belanjakan juga ada bunga dan biaya administrasi. Kebiasaan menggunakan itu akan mengaruh untuk melihat finansial keluarga lebih baik.

Menyimpan uang untuk menabung buat keluarga memang terasa sulit tapi bisa dicapai dengan tips-tips tersebut. Cuman dengan beberapa perubahan untuk merencanakan finansial keluarga akan lebih mudah, seperti mengganti cara belanja dan sisihkan gaji. Jadi mulailah dari sekarang untuk mengelola keuangan rumah tangga. Untuk lebih tahu tentang manage keuangan, bisa di website ini

Persiapan Keuangan Mahasiswa

Banyak mahasiswa yang punya banyak permasalahan keuangan selama perjalanan mereka di saat kuliah. Tidak punya uang tabungan, uang di ATM, dompet hanya cukup untuk makan sehari atau mempunyain uang yang sangat pas itu sangat biasa untuk mahasiswa, tidak mendahului persiapan keuangan mereka.

Perencanaan finansial memang harus dimulai secepat mungkin. Memang tidak mudah, tapi bukan berarti hal yang mustahil. Ini trik bagi mahasiswa yang perlu memiliki persiapan keuangan yang lebih baik.

1. Mencatatlah Pengeluaran Uang

Mengaturlah uang berdasar kebutuhanmu seperti buat sewa tempat tinggal/kos, kebutuhan pribadi seperti makan, perlengkapan mandi, obat dan cuci, transportasi untuk bensin atau kendaraan, pulsa dan internet dan material buat kuliah. Tapi, hindari untuk menabung pas-pasan juga. Pastikan memiliki lebih dari persiapan keuanganmu untuk cadangan, untuk berjaga-jaga untuk biaya tak terduga. Catatlah semua pemasukan dan pengeluaran setiap hari, minggu atau bulan. Cara itu sangat mudah untuk terus melacak persiapan keuangan bagi mahasiswa, apalagi yang susah untuk melacak arus kas mereka.

2. Keinginan vs Kebutuhan

Overspending dari muda bisa membawa sampai dewasa. Kalau di biasain, bisa bertahun-tahun untuk memperbaiki kebiasaan itu. Makanya, mahasiswa harus tahu perbedaan dengan keinginan dan kebutuhan, suatu keharusan untuk mengetahui perbedaan antaranya. Pisahkan kedua hal tersebut dan belajarlah untuk mengontrol dan mengatur perlilaku pembelian. Kamu harus tahu apa yang kamu mengabiskan uangmu dimana dan buat apa. Ingatlah persiapan keuanganmu dan tahu di mana harus mengeluarkan uang dengan disiplin. Buatlah prioritas pengeluaran tersebut.

3. Menabung

Mengelola uang saku jika masih dapat untuk menabung saat menerimanya. Jumlahnya berapapun tidak masalah, yang penting tabungnya rajin. Tabungan bisa dengan jumlah berapa saja, bisa mulai dari Rp 500 per hari atau ke Rp 1.000.000 per bulan. Itu akan bermanfaat dalam jangka panjang. Tabungan pun bisa berbentuk tabungan darurat atau untuk tertentu untuk bisa di gunakan sesuai kebutuhan dan keinginanmu, kalau sudah cukup, tentunya. Ini untuk persiapan keuangan mahasiswa yang membutuhkan keperluan penting atau untuk sedikit hiburan.

4. Punyalah Rekening Bank Yang Berbeda

Untuk anak kuliah yang lagi rencana untuk menabung atau meminimalkan pengeluaran, punya rekening yang berbeda itu sangat membantu. Apa lagi untuk melecak pengeluaran dan juga membedakan spending antara kebutuhan dan keinginan, bahkan cara ini lebih mudah. Uang di rekening bank memang di jamin aman dan mudah untuk transaksi keuangan. Tips ini sangat penting untuk mahasiswa yang melakukan kegiatan lain diluar kuliah, untuk rekeningnya tidak ke campur. Bisa saja nanti persiapan keuangannya jadi kecampur sama uang pribadi, dan akhirnya tidak bisa melacak sebrapa uang yang bisa di konsumsi atau tabungan. Biar aman, simpanlah di bank yang berbeda, atau simpan di bank.

Bagaimana dengan tips untuk persiapan keuangan untuk mahasiswa, tidak susah kan? Mengontrol dan menabung dari saat mahasiswa itu sangat penting untuk kesehatan sendiri dan juga untuk masa depan. Apa lagi yang mau menikah atau buka bisnis dan punya kebiasaan untuk overspending. Belajarlah dengan teliti bagaimana untuk membelanja dan mengeluarkan uang dengan baik. Untuk tips lain seputar persiapan keuangan bisa di lihat disini.